Kesenangan sebagai pecinta alam tentunya pada saat berhasil menggapai puncak suatu gunung tertentu dengan penuh kerja keras dan rasa KORSA yang tinggi dalam suatu tim. Dalam perjalanan, mental kita akan dibentuk, rasa korsa kita akan semakin tinggi dan kita akan mengetahui bagaimana sebenarnya sifat teman satu tim kita. dan yang paling menarik dan menyenangkan adalah disaat kita telah sampai dipuncak gunung dengan selamat, karena itu semua tak lepas dari perlindunngan Tuhan. Tuhan semesta alam yang telah memberi semua pecinta alam kesempatan untuk menyaksikan dengan mata telanjang keindahan alam yang tak ternilai harganya. Tapi tak selamanya para pencinta alam menikmati keindahan itu, seperti SISMADAPALA misalnya. Di sekolah saya sebagian besar guru-guru SANGAT tidak suka dengan kegiatan pencinta alam. Ada guru yang bilang jika kegiatan PA hanya membuang-buang waktu, oarang-orangnya nakal karena pengaruh alumni dan mencontohkan hal-hal negatif pada teman-temannya pada saat di sekolah. Semua jawaban itu sangat menusuk hati saya sebagai pencinta alam. Niat saya dari awal hanya ingin mensyukuri kebesaran Tuhan telah dilunturkan dengan kata-kata guru. Saya berani bilang bahwa semua yang dikatakan guru-guru sangat SALAH. Pencinta alam tidak seperti yang mereka pikirkan, kegiatan ini tidak membuan-buang waktu karena ada beberapa kegiatan yang tergabung disini antara lain kegiatan agama, sosial, olahraga dll. Hanya PA yang menyediakan rasa solidaritas yang tinggi, rasa pertemanan alumni dan AM yang erat, rasa percaya, dan semua rasa yang ada termasuk rasa BENCI DAN MARAH JIKA TIDAK ada tempat untuk beribadah, melihat hutan yang gundul, dan SANgAGT BENCI dijelekkan. Alumni PA kususnya SISMADAPALA saya akui memang memberi banyak pengaruh terhadap semua pendatang baru dalam dunia PA baik pengaruh positif dan negatif. Akan tetapi yang tidak diketahui semua guru adalah pada saat DIESNATALIES SISMADAPALA ke 28 semua alumni angkatan satuan berbicara satu persatu dan INTI pembicaraan mereka adalah bahwa mereka tidak ingin anggota PA yang baru mengikuti semua kegiatan mereka yang negatif dan para alumni itu juga mengingatkan kepada alumni yang lain untuk tidak memberi contoh buruk pada adik-adiknya. Dan terbukti sampai saat ini semua anggota AM PA bebas dari miras, obat-obatan, pergaulan bebas, DAN lebih mengutamakan IBADAH. Untuk di lingkungan sekolah semua anggota PA memberi contoh baik pada temannya dan sangat berpengaruh pada kemajuan kelasnya. KUSUSNYA SISMADAPALA ANGKATAN 28.
Sunday, June 28, 2009
Suka Duka Pencinta Alam (BACA 2)
Kesenangan sebagai pecinta alam tentunya pada saat berhasil menggapai puncak suatu gunung tertentu dengan penuh kerja keras dan rasa KORSA yang tinggi dalam suatu tim. Dalam perjalanan, mental kita akan dibentuk, rasa korsa kita akan semakin tinggi dan kita akan mengetahui bagaimana sebenarnya sifat teman satu tim kita. dan yang paling menarik dan menyenangkan adalah disaat kita telah sampai dipuncak gunung dengan selamat, karena itu semua tak lepas dari perlindunngan Tuhan. Tuhan semesta alam yang telah memberi semua pecinta alam kesempatan untuk menyaksikan dengan mata telanjang keindahan alam yang tak ternilai harganya. Tapi tak selamanya para pencinta alam menikmati keindahan itu, seperti SISMADAPALA misalnya. Di sekolah saya sebagian besar guru-guru SANGAT tidak suka dengan kegiatan pencinta alam. Ada guru yang bilang jika kegiatan PA hanya membuang-buang waktu, oarang-orangnya nakal karena pengaruh alumni dan mencontohkan hal-hal negatif pada teman-temannya pada saat di sekolah. Semua jawaban itu sangat menusuk hati saya sebagai pencinta alam. Niat saya dari awal hanya ingin mensyukuri kebesaran Tuhan telah dilunturkan dengan kata-kata guru. Saya berani bilang bahwa semua yang dikatakan guru-guru sangat SALAH. Pencinta alam tidak seperti yang mereka pikirkan, kegiatan ini tidak membuan-buang waktu karena ada beberapa kegiatan yang tergabung disini antara lain kegiatan agama, sosial, olahraga dll. Hanya PA yang menyediakan rasa solidaritas yang tinggi, rasa pertemanan alumni dan AM yang erat, rasa percaya, dan semua rasa yang ada termasuk rasa BENCI DAN MARAH JIKA TIDAK ada tempat untuk beribadah, melihat hutan yang gundul, dan SANgAGT BENCI dijelekkan. Alumni PA kususnya SISMADAPALA saya akui memang memberi banyak pengaruh terhadap semua pendatang baru dalam dunia PA baik pengaruh positif dan negatif. Akan tetapi yang tidak diketahui semua guru adalah pada saat DIESNATALIES SISMADAPALA ke 28 semua alumni angkatan satuan berbicara satu persatu dan INTI pembicaraan mereka adalah bahwa mereka tidak ingin anggota PA yang baru mengikuti semua kegiatan mereka yang negatif dan para alumni itu juga mengingatkan kepada alumni yang lain untuk tidak memberi contoh buruk pada adik-adiknya. Dan terbukti sampai saat ini semua anggota AM PA bebas dari miras, obat-obatan, pergaulan bebas, DAN lebih mengutamakan IBADAH. Untuk di lingkungan sekolah semua anggota PA memberi contoh baik pada temannya dan sangat berpengaruh pada kemajuan kelasnya. KUSUSNYA SISMADAPALA ANGKATAN 28.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





Beh beh beh .
ReplyDeleteManteb weiz .
Brav0 .
SismadapaLa .
Tabah sampai akhir .
.